KORSUM.ID – Kepala Dinas Pariwisata Kebudayaan Pemuda dan Olahraga Kabupaten Sumedang, Hary Tri Santosa turut menggencar sosialisasikan PPKM Darurat bagi pelaku wisata yang rencana pelaksanaan sampai 20 Juli 2021 mendatang.
“Agar semua pelaku destinasi wisata mematuhi, mentaati dan menjalankan aturan PPKM Darurat sampai tanggal 20 Juli nanti.” Jelas Kadis Hery Tri Santosa saat dihubungi Kamis (15/7/2021).
Ia berharap Destinasi wisata tetap dijaga dan dirawat kebersihan serta keindahannya.
“Dan harapannya disisa waktu ini didestinasi wisata ada penyemprotan disfektan atau juga melakukan saptapesona terutama kebersihan. Bersih-bersih barangakali mungkin ada rumput yang tinggi ada tempat-tempat yang rusak silakan diperbaharui diperbaiki sehingga bisa indah kembali nanti dilihatnya.” Tuturnya
Ia menjelaskan, seluruh destinasi pariwisata di Sumedang terutama yang dikelola oleh Dinas Pariwisata sudah ditutup mulai sejak diberlakukannya PPKM Darurat 3 hingga 20 Juli 2021.
“Sesuai surat edaran semua objek wisata sudah kita tutup,” katanya.
Kadis berharap dengan ditutupnya destinasi wisata ini dapat mengendalikan tingkat penularan Covid-19.
“Agar tidak ada juga pengunjung yang menerobos masuk, pihaknya telah memasang spanduk di setiap gerbang masuk objek wisata.” Jelasnya.
Lebih jauh Kadis mengatakan selama PPKM berlangsung ia berharap wisatawan atau pun pelaku usaha bersabar.
“Menjaga kebersihan seperti membersihkan toilet, WC, sampah-sampah lalu dibakar atau dibersihkan”. Tambahnya.
Masih menurut Hari, banyak yang mesti dilakukan termasuk juga penyemprotan pada tempat-tempat yang memang sering dipakai untuk berkerumun oleh masyarakat atau wisatawan .
“Tentunya kami berharap harus bersabar saatnya untuk mencegah daripada penularan juga penyebaran.” Harapnya
Ia berpesan supaya tetap melaksanakan dan mematuhi Prokes dengan menjalankan 5 M.
“Langkah yang diambil oleh pemerintah adalah bahwa kesehatan itu lebih penting jadi mohon bersabar dan lakukan terus kebersihan, jika ada dana bisa pembangunan berkelanjutan”. Ucapnya.

