DPRD Sumedang, Baznas, dan Bhayangkari Bersinergi Bantu Warga Jatinangor

DPRD Sumedang
Asep Kurnia, Lady Puspita (Golkar), dan Cucu Perawati (PDIP), turun langsung ke masyarakat di Desa Sayang dan Cibeusi, Kecamatan Jatinangor, Selasa (11/3/2025)

Sumedang, 11 Maret 2025 – Sejumlah anggota DPRD Kabupaten Sumedang dari Daerah Pemilihan (Dapil) 5, seperti Asep Kurnia, Lady Puspita (Golkar), dan Cucu Perawati (PDIP), turun langsung ke masyarakat di Desa Sayang dan Cibeusi, Kecamatan Jatinangor, Selasa (11/3/2025).

Dalam aksi sosial ini, mereka berkolaborasi dengan Baznas Sumedang dan Bhayangkari Cabang Sumedang untuk memastikan masyarakat tetap mendapatkan bantuan dan layanan optimal, terutama di tengah meningkatnya harga kebutuhan pokok selama Ramadan.

Pastikan Stabilitas Harga dan Bantuan Tepat Sasaran

Ketua Komisi 1 DPRD Sumedang, Asep Kurnia, menegaskan bahwa kunjungan ini bertujuan untuk memantau layanan kesehatan, distribusi bantuan sosial, serta stabilitas harga kebutuhan pokok menjelang Lebaran 2025.

“Kami sangat mengapresiasi upaya Baznas dan Bhayangkari yang turun langsung ke masyarakat melalui kegiatan bakti sosial ini,” ujar Asep.

Ia juga menyoroti pentingnya bantuan yang menyeluruh bagi warga yang menghadapi kesulitan ekonomi dan kesehatan.

“Bantuan ini tidak boleh berhenti di satu aspek saja. Ada warga yang dibantu bukan hanya karena keterbatasan ekonomi, tetapi juga karena permasalahan sosial dan kesehatan. Kita harus memberikan solusi tuntas, bukan hanya bantuan kesehatan, tetapi juga dukungan ekonomi agar mereka bisa mandiri,” tambahnya.

Lebih lanjut, Asep meminta pemerintah daerah di tingkat desa, kecamatan, hingga kabupaten untuk lebih aktif turun ke lapangan guna memastikan bantuan sosial dan layanan publik tersalurkan dengan baik.

“Yang harus kita pantau adalah daya beli masyarakat, terutama menjelang Lebaran. Jangan sampai harga kebutuhan pokok naik terlalu tinggi atau kualitasnya menurun. Kami juga memastikan ketersediaan bahan pokok seperti minyak goreng tetap sesuai standar agar tidak merugikan masyarakat,” tegasnya.

Dorongan untuk Perbaikan Infrastruktur

Selain isu sosial dan ekonomi, Asep juga menyoroti beberapa persoalan infrastruktur di dapilnya, seperti:

Pengerukan Sungai Cimande di Kecamatan Cimanggung yang melibatkan BBWS Provinsi Jawa Barat.
Masalah pengelolaan sampah yang membutuhkan perhatian lebih dari pemerintah daerah.
Perbaikan lampu penerangan jalan umum (PJU) agar keamanan masyarakat lebih terjamin.
Penataan kabel di Jatinangor yang masih semrawut dan berpotensi membahayakan warga.

Sementara itu, anggota DPRD dari Fraksi PDIP, Cucu Perawati, turut mengapresiasi kepedulian Bhayangkari dan Baznas dalam membantu warga Jatinangor.

“Atas nama masyarakat Jatinangor, kami sangat berterima kasih. Kegiatan bakti sosial ini membuktikan bahwa kehadiran kami di tengah masyarakat bukan hanya saat kampanye, tetapi secara berkelanjutan untuk meningkatkan kesejahteraan warga Jatinangor dan Cimanggung,” tandasnya.

Melalui sinergi antara DPRD Sumedang, Baznas, Bhayangkari, serta pemerintah daerah, diharapkan bantuan bagi masyarakat tidak hanya bersifat jangka pendek, tetapi juga mampu meningkatkan kesejahteraan dan kemandirian warga Sumedang secara berkelanjutan.