Sumedang, KORSUM.ID – Iman Nur Ihsan adalah anak pertama dari pasangan Dedi Kurniadi dan Ibu Elis Rosmiati. Ia sebagai penulis putra daerah Kabupaten Sumedang yang lahir pada 11 Maret 2003 di Sumedang.
Iman pernah mengenyam pendidikan di SDN Negeri Cikoneng tahun 2009-2015, SMPN Sumedang 2015-2017, SMAN 1 Sumedang 2017-2020.
Iman juga aktif mengikuti organisasi salah satunya yaitu Forum Majelis Permusyawaratan Kelas (MPK) Sumedang dengan jabatan ketua Umum periode 2018-2019.
Ditahun 2021 Iman menimba ilmu di Al Bukhary International University of Malasysia. Yang menjadi salah satu delegasi Indonesia untuk konperensi UNICEF U. S. A di Amerika Serikat tahun 2020 dan anggota Word Youth Forum tahun 2020 di Mesir.
Kemudian pada 2 Oktober 2021 kemarin, Iman mendapatkan penghargaan Museum Rekor Dunia-indonesia (MURI), atas rekor penelitian sejarah menggunakan bahasa daerah tercepat.
Kepala Bidang Kebudayaan pada Dinas Pariwisata Kebudayaan Pemuda dan Olahraga (Disparbudpora) Kabupaten Sumedang Moh. Budi Akbar mengaku bangga dengan prestasi yang sudah diraih oleh pemuda milenial asli putra daerah Sumedang.
Dengan capaian prestasi hingga mendapatkan penghargaan yang luar biasa yakni rekor MURI Indonesia.
“Kami mengapresiasi Iman Nur Ihsan anak muda milenial putra daerah yang sudah berprestasi hingga mendapatkan penghargaan MURI Indonesia sehingga ikut membawa harum nama Sumedang,” Jelasnya Rabu (3/11/2021)
Ia mengatakan, Rekor Muri yang diperoleh tersebut terkait dengan penelitian sejarah menggunakan bahasa daerah tercepat.
“Diberikan pada tanggal 2 Oktober 2021 mendapatkan penghargaan piagam penghargaan Museum Rekor Dunia-indonesia (MURI) atas rekor penelitian sejarah menggunakan bahasa daerah tercepat,” tuturnya

