Ini Penggunaan Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau Kabupaten Sumedang yang Mencapai 32 Milyar Lebih

Hj. Mulyani Toyibah, SE, ME Kepala Bagian Perekonomian dan SDA SETDA

Sumedang, KORSUM.ID – Tahun ini Kabupaten Sumedang mendapat Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau DBH CHT sebesar Rp. 32,5 Milyar lebih, dan digunakan untuk kesejahteraan Masyarakat, Penegakan Hukum dan Kesehatan.

Menurut Hj. Mulyani Toyibah, SE, ME Kepala Bagian Perekonomian dan SDA SETDA yang juga Sekretariat DBHCHT  Kabupaten Sumedang mengatakan, penggunaan DBH CHT Tersebut untuk kesejahteraan sebesar 50 persen diantaranya, 20 persen untuk peningkatan kualitas bahan baku, pembinaan industri dan pembinaan lingkungan social, dan 20 persen untuk Bantuan Langsung Tunai (BLT) dan iuran jaminan produksi tembakau.

“Sedangkan untuk penegakan hukum sebesar 10 Persen, meliputi kawasan industri hasil tembakau, sosialisas iketentuan dibidang cukai dan pemberantasan barang kena cukai illegal”, Ujar Imul saat menjadi Narasumber pada Sosialisasi Gempur Rokok Ilegal bersama KIM Kamis 11 Mei 2023 di Hotel Kencana Sumedang.

Masih kata Mulyani, DBH CHT juga dipergunakan untuk bidang kesehatan yaitu sebesar 40 persen.

“ Pelayanan kesehatan, sarana prasarana kesehatan, sanitasi, air limbah dan air bersih dan pembayaran iuran jaminan Kesehatan”. Tambahnya.

Kata Imul (Sapaan akrabnya) untuk kebijakan penggunaan DBH CHT di Sumedang yaitu sesuai dengan peraturan dan ketentuan pusat, mendukung kebijakan pembangunan visi dan misi sumedang simpati, mendukung pencapaian rencana strategis skpd pelaksana dbh cht, menunjang pengembangan industri hasiltembakau dari aspek budidaya, industri, kesejahteraan masyarakat, sdm, kesehatan dan lingkungan dan menegakan peraturan dan pengawasan.

“Ada 8 SKPD Pelaksana yaitu Dinas Sosial, diperuntukkan bantuan langsung tunai bagi buruh tani dan buruh pabrik rokok, pendataan petani untuk BPJS, Satpol PP kegiatannya meliputipengumpulan informasi barang kena cukai ilegal, operasi pasar dan operasi bersama dengan kantor bea dan cukai, Dinas Kesehatan untuk  pelayanan kesehatan, peningkatan fasilitas pelayanan kesehatan, pengelolaan lingkungan sehat, pembayaran iuran BPJS dan Bagian Perekonomian SDA Setda melakukan pelayanan kesehatan, peningkatan fasilitas pelayanan kesehatan, pengelolaan lingkungan sehat, pembayaran iuran BPJS” Jelasnya.

Dinas Pertanian Dan Ketahanan Pangan kegiatannya kegiatan budi daya tembakau, bantuan sarana prasaran produksi, penangnan panen dan pasca panen, pelatihan bagi petani dan pengolah,  

Dinas Koperasi, Umkm,Perindustroian Dan Perdagangan utuk penguatan sentra industri tembakau,pembinaan sdm dan konektfitas infrastruktur industri hasil tembakau.

Dinas Tenaga Kerja Dan Tranmigrasi mengadakan pelatihan keterampilan kerja masyarakat (penempatan tenaga kerja dan kewirausahaan)

dan Dinas Komunikasi, Informasi, Persandian Dan Statistik untuk kegiatan sosialisasi ketentuan di bidang cukai(tatap muka, media elektronik/cetak/online/digital dll)