Sumedang, 9 Juli 2025 — Polres Sumedang melaksanakan kegiatan Penanaman Jagung Serentak Kuartal III sebagai bagian dari komitmen mendukung program nasional swasembada pangan tahun 2025. Kegiatan ini berlangsung di berbagai wilayah kecamatan di Kabupaten Sumedang, dengan lokasi utama berada di Petak 72 Kawasan Perhutani, Dusun Bandrek, Desa Keboncau, Kecamatan Ujungjaya.
Acara utama dihadiri langsung oleh Kapolda Jabar Irjen Pol. Rudi Setiawan, S.I.K., S.H., M.H., bersama Kasdam III/Siliwangi Brigjen TNI Tato Hadiyan, S.I.P., Wakapolda Jabar Brigjen Pol. Adi Vivid Agustiadi Bachtiar, S.I.K., M.Hum., M.S.M., serta jajaran Forkopimda, Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan, Dinas Pertanian, Perhutani, DPRD Provinsi Jawa Barat, dan para kepala dinas terkait.
Dalam kegiatan ini, seluruh jajaran Polsek di wilayah hukum Polres Sumedang turut berpartisipasi dengan membuka dan menggarap lahan penanaman jagung di masing-masing kecamatan. Total puluhan hektar lahan digarap dalam kegiatan ini, baik yang berstatus Perhutanan Sosial, KHDPK, maupun milik desa.
Kapolres Sumedang Sampaikan Komitmen dan Harapan
Kapolres Sumedang, AKBP Joko Dwi Harsono, S.I.K., M.Hum., menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk nyata kontribusi Polri dalam mendukung ketahanan pangan nasional.
“Penanaman jagung serentak ini merupakan bagian dari sinergi antara Polri, Kementerian Pertanian, dan Kementerian Kehutanan, dalam upaya mendukung target swasembada pangan nasional. Kami berharap kegiatan ini dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat dan mendorong pemanfaatan lahan-lahan tidur secara produktif,” ujar AKBP Joko Dwi Harsono.
Beliau juga menambahkan bahwa kegiatan ini bukan sekadar seremoni, tetapi menjadi langkah awal pemberdayaan masyarakat desa melalui kelompok tani, Lembaga Masyarakat Desa Hutan (LMDH), dan kemitraan lintas sektoral.
“Polri hadir tidak hanya dalam penegakan hukum, tetapi juga dalam mendukung program-program pembangunan nasional, termasuk di sektor pertanian,” lanjut Kapolres.
Sinergitas dan Partisipasi Masyarakat
Kegiatan ini juga melibatkan partisipasi aktif dari masyarakat melalui kelompok tani, LMDH, Pemdes, serta pihak Perhutani dan Dinas Pertanian setempat. Dalam pelaksanaannya, kegiatan ini tersebar di 26 kecamatan se-Kabupaten Sumedang, mulai dari Kecamatan Rancakalong, Cibugel, Sukasari, Pamulihan, Jatigede, hingga Tomo dan Darmaraja.
Setiap polsek turut mempersiapkan lahan dan benih secara swadaya maupun melalui kolaborasi antarinstansi, dengan luasan lahan bervariasi mulai dari beberapa tumbak hingga belasan hektar.
Menuju Swasembada Pangan Berkelanjutan
Penanaman jagung serentak ini diharapkan dapat menjadi titik awal keberlanjutan ketahanan pangan di daerah, serta memperkuat kemitraan Polri dengan masyarakat. Selain itu, pemanfaatan lahan KHDPK secara optimal dan legal menjadi solusi alternatif dalam mendukung kesejahteraan petani lokal.

