Nahas, Dikira Tidur Balita 3 Tahun Ditemukan Meninggal di Kolam Ikan Samping Rumahnya

Balita Ditemukan Meninggal di Kolam

Sumedang, KORSUM – Nahas nasib Azzam Al Arsya Balita umur 3 tahun, asal Dusun Lemahneundeut RT 02/04, Desa Mekarjaya, Kecamatan Sumedang Utara, Kabupaten Sumedang yang ditemukan sudah meninggal dunia dalam keadaan mengambang di kolam ikan rumah kakeknya samping rumahnya, Kamis (25/6) sekitar pukul 11.00 WIB siang tadi.

Anak semata wayang dari pasangan Ahmad Junaedi (34) dan Isnaeni Rahayu (27) ini. ditemukan mengambang di kolam ikan dengan ukuran 0,95 x 3 meter persegi, dengan tinggi 78 sentimeter, dimana kedalaman airnya mencapai 50 sentimeter.

“Kalau kejadian awalnya saya tidak tahu persis, yang saya tahu, ibunya sedang lari-lari sambil menangis dan menggedong anaknya, dengan kondisi basah kuyup,” kata Tetangga samping rumah balita Azzam, Susi (36) pada wartawan.

Waktu itu, sambung Susi, Azzam Balita Ditemukan Meninggal di Kolam tersebut langsung dibawa ke bidan terdekat. Akan tetapi, setelah diperiksa bidan Azzam dinyatakan sudah meninggal dunia.

“Kalau yang pertama kali menemukan mengambang di kolam ikan itu pamannya. Dan saat ini pamannya juga masih shok,” ungkap Susi.

Ditempat yang sama, Bhabinkamtibmas Desa Mekarjaya Brigadir Fariz mengungkapkan, diduga Azzam ditemukan dalam kondisi mengambang ketika sang ibu ketiduran karena kecapekan.

“Jadi, dari informasi yang diterima, awalnya Ibunya ini hendak menidurkan si Azzam. Namun, ketika ibunya tidur, anaknya diduga keluar dari rumah dan bermain sendirian,” ucapnya.

Baca Juga : Pemkab Sumedang, Genjot Penyaluran Bansos JPS Covid-19 Bagi 15 Ribu KK Terdampak

Selain itu, sambung Fariz, dari informasi yang diterimanya juga, pada saat dibawa untuk tidur ke dalam rumahnya, Ibunya sudah mengunci pintu rumah dari dalam.

“Diduga saat ibunya tidur itulah, si anak keluar rumah dengan membuka kunci pintu rumah untuk bermain,” ujarnya.

Adapun kolam ikan milik kakeknya, tempat ditemukan Azzam mengambang, terletak persis di samping rumahnya. Dan diduga si anak tercebur karena hendak mengambil mainan yang berada di kolam ikan tersebut.

“Tadi, ketika awal ditemukan ada mainan di tengah kolam ikan. Sehingga diduga si anak ini hendak mengambil mainannya tersebut, tetapi terpeleset ke dalam kolam ikan,” ungkapnya.

Untuk ayah korban sendiri, tambah Fariz, informasinya sedang bekerja di Bandung, sedangkan ibunya tidak bekerja dan mengurus rumah tangga.

“Atas kejadian ini, pihak keluarga menganggap kejadian ini adalah musibah dan menolak untuk dilakukan autopsi. Untuk Ayahnya masih di Bandung, dan tadi sudah diberi kabar, mungkin masih dalam perjalanan pulang,” tandasnya.