Parawisata dan Perhotelan Sudah Mulai Menggeliat di Era AKB

  • Bagikan
Pparawisata dan Perhotelan
Lokasi Wisata Pesona Jatigede

Sumedang, KORSUM-Sektor Parawisata dan Perhotelan di era AKB sudah mulai menggeliat. Satu persatu objek wisata ataupun perhotelan yang ada Kabupaten Sumedang mulai membuka kembali tempat usahanya.

“Dalam Sosialisasi SOP untuk usaha parawisata diantaranya Hotel, Rumah makan dan Restoran serta objek objek parawisata, sudah dilakanakan pada akhir bulan Mei 2020 kemarin”. ujar Kepala Bidang Parawisata pada Disparbudpora Kabupaten Sumedang Hj.Elly Suliasih.

Sebab tambahnya, AKB atau New Normal pada tanggal 2 Juni 2020 kemarin sudah diberlakukan sesuai dengan Keputusan Bupati terkait dengan pelaksanaan Adaptasi Kebiasaan Baru (AKB), meski sudah mulai di buka, namun ada beberapa syarat yang harus di patuhi oleh para pelaku usahanya.

Pengelolaan Parawisata dan Perhotelan

“Dalam pengelolaan tempat hiburan wajib mengikuti panduan protokoler. Jam operasional maksimal 8 jam, dan khusus untuk karaoke dimulai jam 11.30 s.d. 20.00 wib”. ucapnya.

Kemudian Kata Elly, Wajib memasang wastafel untuk cuci tangan atau hand sanitizer dilokasi tempat masuk dan tempat strategis lainnya.

“Selain itu, petugas security wajib memakai masker dan sarung tangan dan menyiapkan thermo gun (pengukur suhu), intinya seluruh karyawan mematuhi protkol kesehatan”. Tambahnya.

Lalu ucap Elly, Untuk jumlah pengunjung hanya 50% dari biasanya, pengelola wajib menyediakan APD, posko kesehatan dan pengelola pun menyediakan himbuan dan informasi tentang protokol kesehatan dan perkembangan Covid-19.

“Selain itu pengelola pun wajib mengganti pelindung microphone yang telah dipakai dan setiap 4 jam sekali pengelola wajib menyemprotkan disenfektan,”ujarnya.

Dalam panduan protokol kesehatan, seluruh karyawan/pengunjung wajib memakai masker, menyiapkan pengukur suhu, membuat himbuan jaga jarak antrian.

“Pengelolapun wajib menyediakan tabung semprot disinfektan dan melakukan penyemprotan secara berkala”. Jelasnya.

Pengelola pun wajib menyediakan APD, serta menyediakan posko kesehatan dan pengelola menyediakan himbuan dan informasi tentang Covid-19.

  • Bagikan