Polemik APDESI dan PPDI, Begini Pernyataan Kedua Belah Pihak

Sumedang, KORSUM.id – Asosiasi Perangkat Desa Seluruh Indonesia ( APDESI ) Kabupaten Sumedang, memastikan tidak akan mengakui keberadaan Persatuan Perangkat Desa Indonesia (PPDI).

Ketua APDESI Kabupaten Sumedang, Andre Y Mukhtar melalui melalui Dewan Pimpinan Kecamatan (DPK) APDESI Sumedang Utara, Deden Wahidin mengatakan, APDESI merupakan wadah Kepala Desa dan Perangkat Desa, sehingga secara otomatis semua perangkat desa di Sumedang sudah termasuk APDESI.

“Kami semua DPK se-kabupaten Sumedang menolak dengan adanya PPDI. Karena akan ada dua matahari di seluruh Desa di Kabupaten Sumedang,” kata Deden saat dikonfirmasi Korsum usai melakukan Rapat Koordinasi di salah satu Rumah Makan di Cimuja, Rabu (12/2).

Selain itu, sambung Deden, pihaknya juga akan berkoordinasi dengan seluruh perangkat yang bersangkutan. Termasuk beraudiensi dengan Bupati Sumedang yang juga sebagai pembina PPDI. Kita tidak menginginkan ada dua matahari di desa masing-masing.

“Kami berharap, bagi perangkat Desa yang sudah menjadi anggota PPDI, untuk segera mengundurkan diri, kalau ingin bersama Kepala Desa, dan bergabung secara spontan dengan APDESI. Karena Kepala Desa adalah penanggung jawab semua kegiatan di Desa,” tandasnya.

Deden menambahkan, sekarang bagaimana para perangkat desa untuk fokus saja dalam bekerja, karena keberhasilan kepala desa juga ada perangkat di situ tidak mungkin sendiri.