Hukum  

Polres Sumedang, Dalami Keluhan Masyarakat Terkait Bansos Nutrisi

Seperti diberitakan Korsum.net sebelumnya, dimana banyak keluhan dari para KPM Bansos Nutrisi yang mempertanyakan masalah jenis bantuan yang tidak layak. Dimana para KPM mempertanyakan terkait jenis bantuan yang diterima tidak sesuai dengan anggaran yang seharusnya, dimana anggaran per-KPM Rp.40 ribu yang diterima berupa barang, kenyataannya tidak sesuai, dimana barang yang diterima hanya ditaksir mencapai Rp.15 saja.

Seperti dikatakan oleh Ketua apdesi Cimalaka Sumpena, menurutnya Bansos Nutrisi di kecamatan Cimalaka pun sama kondisinya kurang layak dan tidak dengan harga yang disosialisasikan

“Masalahnya sudah disosialisasikan, jadi wajar masyarakat menanyakan bantuan yang berupa 2 potong paha ayam, 5 butir wortel tambah satu potong yang kondisi sudah busuk dan Tempe,” tegasnya.

Namun untuk tempe, sambung Sumpena, dirinya menginstruksikan agar tidak dibagikan dan supaya diganti dengan kondisi yang baik

“Kenapa masyarakat menghitung harga persatuan, karena mereka sudah mengetahui harga bantuan itu sudah disosialisasikan bahwa harga nutrisi tersebut sebesar Rp. 40 ribu, sedangkan yang diterima saat ini, ditaksir hanya Rp. 15 ribu saja,” tandasnya.

Keluhan juga disampaikan juga oleh KPM di Kecamatan Wado melalui Sekertaris APDESI Kecamatan Wado Dede Suhendar. Pasalnya, Bansos Nutrisi yang nilai anggarannya Rp.40 ribu per-penerima manfaat yang diterima berbentuk barang, dinilai tidak sesuai dengan anggaran yang seharusnya.