Realisasi pendapatan APBD Kabupaten Sumedang per 22 Oktober 2025 mencapai 78,76 persen atau Rp 2,306 triliun dari target pendapatan Rp 2,928 triliun . Sementara target belanja sudah terealisasi Rp 2,046 triliun atau 70,44% dari target 2,904 triliun.
“Alhamdulillah berkat kerja sama, Sumedang dalam penyerapan APBD masuk 20 besar, berada diurutan 19 nasional kriteria penyerapan APBD terbaik,” kata Bupati Sumedang Dony Ahmad Munir saat menyampaikan nota keuangan RAPBD 2026 di Gedung DPRD Sumedang, Kamis (23/10/2025).
Menurut Bupat Dony, pencapaian tersebut harus dijaga dengan baik, realisasi 70 persen di Oktober ini sudah tercapai sesuai kriteria Kementerian Keuangan. “Targetnya bisa terpenuhi, saya minta pada SKPD untuk mempercepat penyerapan APBD,” katanya.
Jika penyerapan APBD bisa dipercepat, tentunya akan menggerakan ekonomi daerah dan uang APBD akan berubah menjadi produk layanan jasa dan fisik yang bisa dinikmati oleh masyarakat. “Hari ini, kami akan melaksanakan Rakorpim khusus membahas prognosis November-Desember ini, seperti apa rancangan kami dan termasuk untuk RAPBD 2026,” kata Bupati Dony.
Bupati berharap hal tersebut bisa menjadi informasi berharga berkaitan dengan fungsi bersama menetapkan APBD. “Pemda beserta DPRD menyetujui pengesahan APBD, dan kami selaku eksekutif melaksanakan APBD tersebut dengan terus dikontrol dan dimonitor serta diawasi oleh DPRD,” katanya.

