Sumedang, KORSUM.ID – Sebanyak 500 siswa Sekolah Menengah Pertama Negeri (SMPN) 5 Kabupaten Sumedang disuntik vaksin Covid-19 pada Kamis (9/9/2021) bertempat di halaman sekolah tersebut.
Kepala Sekolah SMP Negeri 5 Sumedang, Ema Sri Komalasari. S, Pd. M, Si, mengatakan, selama ini Pemerintah (Pemkab) Sumedang melalui Dinas Pendidikan bertekad untuk melaksanakan vaksinasi bagi pelajar. Vaksinasi disambut antusias siswa. Hal itu tidak lepas dari peran guru dan orang tua yang mensosialisasikan program vaksinasi tersebut.
“Jumlah keseluruhan siswa sebanyak 987 sementara yang divaksin disekolah saat ini baru 500 siswa yakni kelas VIII sebanyak 362 orang dan sisanya kelas X. Sementara 18 siswa sudah di vaksin di sekitar wilayah kediaman siswa masing-masing”. Ujarnya.
Masih menurut Ema, baru 60 persen yang sudah divaksin hal tersebut karena jatah kuota vaksinya hanya diberi 500.
“Sebetulnya tadi ada 700 vaksin tapi yang 200-nya untuk masyarakat umum dan sekolah lain jadi siswa disini tinggal 40 persen lagi yang belum divaksin”. Jelasnya.
Lebih jauh ia mengatakan, untuk tenaga pendidik dan kependidikan sudah hampir 100 persen. Sementara dalam pelaksanaan vaksinasi berjalan dengan kondusif.
“Untuk para guru hampir Seratus persen atau sekitar 99,7 persen sudah di vaksin tinggal beberapa orang lagi yang belum divaksin, penyebabnya karena masih Satu orang ada yang sakit bawaan dan Dua orang Tatata usaha sekolah belum divaksin karena baru satu bulan terpapar positif covid-19 jadi tidak divaksin”. Ucapnya.
Sementara kata Ema, dalam pelaksanaan vaksinasi tidak ada kendala karena pihaknya sudah menyiapkan dari hari kemarin terkait sarana prasarana, ruangan yang dibutuhkan.
“Kita menjalin kerjasama dengan Puskesmas Situ serta dibantu juga oleh petugas dari Polsek Sumedang Utara juga dari Koramil dan kunjungan dari Bapak Camat Sumedang Utara”, tuturnya.
Dihubungi terpisah Kasi Sapras SMP Pada Disdik Sumedang Indra Wahyudinata menyambut positif kegiatan vaksinasi disekolah tersebut. Ia berharap sekolah yang lain juga melaksanakan hal serupa supaya kekebalan siswa lebih terjaga.
“Saya berharap semua siswa SMP dapat di vaksin untuk tahap pertama dan mungkin akan divaksin kembali itu 28 hari dari sekarang sekitar tanggal 7 Oktober mendatang. Intinya Dinas Pendidikan Kabupaten Sumedang mengucapkan banyak terimakasih atas atensi dari Dinas Kesehatan wabil khusus Puskesmas Situ Kotakaler dalam penyelenggaraan vaksinasi untuk peserta didik tingkat SMP khususnya di SMPN 5 Sumedang”,tuturnya
Lebih jauh ia berharap Covid-19 segera landai supaya siswa dapat kembali belajar tatap muka.
“Kedepannya mau tidak mau kami juga berharap agar pembelajaran tatap muka ini tetap berjalan dan tren Covid-19 semakin menurun.
“Sehingga dengan begitu pembelajaran tatap muka disekolah bisa dilaksanakan kembali sebab akan mengembalikan lagi marwah daripada pembelajaran di sekolah walaupun tidak menutup kemungkinan dengan pembelajaran jarak jauh atau daring juga bisa membantu para siswa untuk belajar tapi selama ini kan belum ada metode yang bisa mengalahkan pembelajaran tatap muka walaupun pembelajaran secara darring itu juga bagus tapi kan terbatas. Ya kami sambil berdoa saja mudah-mudahan pandemi covid-19 ini cepat berlalu dan kembali melakukan pembelajaran secara normal seperti sedia kala”, harapnya
Terpisah Camat Sumedang Utara Asep Aan Dahlan melalui Kasi Tantrib mengatakan H. Entas Sutrisno mengatakan untuk Vaksinasi di Kecamatan Sumedang Utara yang terdiri dari 10 Desa dan 3 Kelurahan dengan jumlah penduduk 9960 Jiwa telah dilaksanakan vaksin kesatu sampai dengan Minggu ini sudah mencapai 15 Persen dan vaksin kedua 10 persen.
“Adapun yang diluar Puskemas Situ Kota Kaler ataupun Padasuka vaksin 1 ada 708 orang, vaksin kedua 13 orang dan untuk pelaksanaan vaksin yang sekarang yang dipantau dari Forkopimcam Sumedang Utara yakni pelaksanaan vaksin di SMPN 5 sasaran vaksinnya adalah 700 untuk 500 siswa dan 200 untuk masyarakat umum.
“Untuk pelaksanaanya di Puskesmas Kotakaler sebanyak 500 pelajar dan umum untuk hari ini, jadi kalau targetnya 70 persen maka tinggal sekitar 55 persen lagi untuk vaksin satu dan dua”, terangnya.

