Banner Iklan bjb

Sekretariat DPRD Sumedang Siap Akselerasi Inovasi Daerah di Tengah Pandemi

  • Bagikan

Sumedang, KORSUM – Sekretariat DRPD Kabupaten Sumedang memastikan siap membuat akselerasi inovasi daerah ditengah pandemi Covid-19.

Demikian disampaikan Sekretaris DPRD Kabupaten Sumedang Drs. H. Sonson M Nurikhsan, M.Si seusai mengikuti pembekalan dan pencerahan terkait Akselerasi Inovasi Daerah di Era Pandemi, yang di Ruang Tampomas IPP Sekretariat Daerah Kabupaten Sumedang, Kamis (16/9/2021).

Adapun kegiatan tersebut diadakan dalam rangka optimalisasi penyelenggaraan pemerintahan menuju terwujudnya peningkatan kesejahteraan masyarakat, daya saing daerah dan kualitas pelayanan publik, sehubungan dengan Pemerintah Daerah Kabupaten Sumedang yang tengah mengakselerasi pengembangan inovasi daerah.

Sementara itu, materi pembekalan inovasi daerah dalam kegiatan itu disampaikan oleh Kepala Litbang Kementerian Dalam Negeri, Dr. Agus Fatoni, M.Si.

Sonson mengatakan, dari hasil kegiatan tersebut, didapati seluruh Organisasi Perangkat daerah, kepala OPD dan perangkat daerah harus bisa berinovasi, mengembangkan atau lebih jauhnya menciptakan baik individu maupun lembaga.

“Bahkan tadi di akhir acara disampaikan setiap OPD harus memiliki 7 inovasi setiap tahunnya,” ujarnya.

Sementara itu, Bupati Sumedang Dr. H. Dony Ahmad Munir, S.T, M.M, menuturkan, kegiatan tersebut merupakan reform corner atau pojok reformasi yakni untuk mereformasi diri dan merubah pola pikir (mindset) ASN, sehingga lebih inovatif serta kreatif dalam memecahkan berbagai persoalan dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.

“Saya berharap apa yang disampaikan Kepala Litbang tadi dapat memotivasi dan menginspirasi para ASN dengan instrumen inovasi, sehingga dapat mewujudkan tujuan Sumedang Simpati,” tuturnya.

Di lain pihak, Kepala Litbang Kemendagri Agus Fatoni mengatakan, inovasi dibutuhkan dalam kinerja pemerintah. Yang mana menjadi metode dalam menyukseskan program pemerintah.

Menurutnya, ada 6 ruang lingkup inovasi. Yaitu, inovasi administrasi, manajemen dan kebijakan. Lalu, inovasi teknologi dan sosial.

“Ada beberapa manfaat inovasi di daerah. Salah satunya mempercepat tujuan otonomi daerah sehingga dapat meningkatkan pelayanan publik, kesejahteraan masyarakat dan daya saing daerah,” ujar Bupati.

  • Bagikan