Sumedang, KORSUM.ID – Tembok Penahan Tebing (TPT) milik Entis Sutisna warga Dusun Cilumping Desa Cikurubuk Kecamatan Buahdua Kabupaten Sumedang, belum lama ini roboh akibat diguyur hujan besar yang akhir-akhir ini instensitasnya cukup tinggi.
Namun lebih parahnya lagi, sudah TPT milik Entis roboh, tertimpa pula rumah tetangga yakni milik Adang Sebab, posisi rumah Adang tepat berada dibawah rumah Entis Sutisna. Sehingga waktu itu ada dua kejadian yang sempat membuat panik tetangga lainnya.
Dalam peristiwa tersebut, Kepala Dusun (Kadus) Cilumping Ruhdia langsung mendatangi lokasi kejadian, sekitar jam 18.00 Sabtu kemarin. Sebab, rumah tinggal kadus tidak jauh dengan terjadi longsornya TPT tersebut.
Bahkan dia juga langsung melaporkan ke pihak Forum Komunikasi Pimpinan Kecamatan (Forkopincam) yang pada saat itu juga terjum ke lokasi setelah terima laporan.
“Tidak ke Forkopincam, kami juga minta bantuan keseluruh warga Dusun Cilumping yang hadir juga dari Polsek Buahdua yakni Ipda Ayub dan Briptu Acep, termasuk juga Kasi Trantib, ” tutur Kadus Ruhdia, Selasa (11/01/2022).
Secara kompak gotong royong, lanjut kadus. mereka membersihkan sisa-sisa material longsoran dengan alat seadanya. Bahkan termasuk siaga antisifasi adanya longsor susulan.
Jelang sehari peristiwa tersebut, pihak Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sumedang langsung memberi bantuan sembako berupa beras, mi instan dan susu.
Bahkan, Ormas Pemuda Pancasila (PP) yang dimotori Ketua PAC Ade Army, terjunkan 20 anggota membantu warga Cilumping membersihkan material longsor termasuk bantu bangun kembali TPT longsor hingga tuntas yang katanya akan secara sukarela.
Camat Buahdua Tono Suhartono, langsung hadir ke lokasi kejadian. Camat ini merogoh kantongnya sendiri menyumbang para korban berupa bantuan sembako.
“Bantuan ini bukan dari kecamatan, tapi asli dari pribadi saya secara ridho dan iklas. Selanjutnya akan diusulkan kepada Pemkab Sumedang untuk bantuan biaya pembelian materian yang sudah ditaksir, ” tutur camat dilokasi, Selasa (11/01/2022).
Sementara menurut korban TPT roboh Entis Sutisna menyebut, dipastikan akan menghabiskan anggaran sekitar Rp. 30 juta. Dana sebesar itu, kata Entis, untuk membelian bahan material dalam pembangunan kembali TPT yang roboh.

