Pulang Berdagang dari Jakarta Mengeluh Sesak Napas, Warga Jatinunggal Meninggal Dunia Akibat Covid-19

Pulang Berdagang dari Jakarta Mengeluh Sesak Napas, Warga Jatinunggal Meninggal Dunia Akibat Covid-19

Sumedang, KORSUM – Kabar duka kembali diumumkan oleh Gugus Tugas Percepatan Penanganan (GTPP) Covid-19 Kabupaten Sumedang, dimana salah satu pasien konfirmasi positif Covid-19, berinisial T (56) asal Dusun Sukamulya Desa Pawenang Kecamatan Jatinunggal dinyatakan meninggal dunia di RSUD Sumedang, sekira pukul 18: 30 WIB, Selasa (15/9).

“Iya, hari ada satu lagi pasien konfirmasi positif Covid-19, meninggal dunia,” kata Juru bicara GTPP Covid-19 Kabupaten Sumedang, Iwa Kuswaeri saat dikonfirmasi KORSUM melalui sambungan teleponnya, selasa (15/9) malam.

Adapun untuk pasien positif Covid-19 yang meninggal ini, sambung Iwa, bekerja sebagai pedagang di Jakarta. Kemudian pada tanggal 8 Sepetember lalu, pulang ke Sumedang.

“Pada tanggal 13 Sepetember, T masuk ke Instalasi Gawat Darurat (IGD) RSUD Sumedang dengan keluhan sesak napas, batuk, nyeri dada. Selanjutnya pada tanggal 14 September dilakukan pengambilan spesimen swab dan hasilnya positif Covid-19,” ujarnya.

Iwa menambahkan, dengan meninggalnya satu lagi pasien konfirmasi positif Covid-19 ini, menambah catatan jumlah pasien konfirmasi positif yang meninggal di Kabupaten Sumedang menjadi 3 orang. Dimana sebelumnya ada 2 orang yang terkonfirmasi positif asal Kecamatan Paseh meninggal dunia akibat Covid-19.

Adapun hingga saat ini, jumlah kasus terkonfirmasi positif Covid-19 di Kabupaten Sumedang mencapai 130 orang, dan dari jumlah tersebut 5 orang masih dalam proses perawat atau diisolasi mandiri, 122 dinyatakan sembuh
Dan jumlah yang meninggal menjadi 3 orang.

“Untuk itu, kami mengingatkan kalau Covid-19 di Kabupaten Sumedang belum berakhir. Sehingga kami berharap agar masyarakat menjaga pola hidup bersih dan sehat dan berolahraga secara teratur. Kemudian, saat beraktivitas di luar rumah selalu gunakan masker, untuk melindungi diri, keluarga, dan semua yang ada di sekitar kita. Karena kunci keberhasilan menekan angka infeksi Covid-19, ditentukan oleh dukungan semua pihak, untuk itu mari bersama sama perangi Covid-19 ini,” tandasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *