Hukum  

Libur Panjang, Polres Sumedang Waspadai Titik Macet dan Rawan Bencana

Sumedang, KORSUM – Memasuki Libur Panjang (Maulid Nabi Muhammad SAW), Polres Sumedang menggelar Apel Siaga
Dalam rangka pengamanan dan antisipasi Libur Panjang di wilayah hukum Polres Sumedang, di Lapangan Mako Polres Sumedang Jl. Prabu Gajah Agung No. 07 Kel. Situ Kec. Sumedang Utara Kab. Sumedang, Rabu (28/10).

Apel Siaga tersebut, dipimpin langsung oleh Kapolres Sumedang AKBP. Eko Prasetyo Robbiyanto yang di Komandani oleh Kaurmintu Sat Lantas Polres Sumedang IPDA Andriyanto didampingi Wakapolres Sumedang Kompol Rita Suwandi dan Kabag Sumda Kompol Suhari serta diikuti 1 Pleton PJU dan Perwira Polres Sumedang, 1 Pleton Sabhara, 1 Pleton Sat Lantas 1 Pleton Staf, 1 Pleton Sat Intelkam, 1 Pleton Sat Reskrim dan 1 Pleton ASN dengan jumlah keseluruhan kl 180 Personil.

Pada kesempatan itu, Kapolres meminta agar semua personil untuk memperhatikan titik – titik kemacetan dan titik rawan bencana.

“Jadi, selain titik rawan macet, karena saat ini memasuki musim penghujan, harus diperhatikan juga titik rawan bencana,’ ujarnya.

Selain itu, sambung Kapolres, personil juga harus memantau tempat wisata, jangan sampai karena ramai dan Padat bisa menjadi viral di Media Sosial.

Baca Juga : Peduli Warga Kurang Mampu, Polres dan Baznas Sumedang Bakal Rehab Rutilahu

Sementara untuk Bhabinkamtibmas, agar selalu bersinergi dengan Bhabinsa dan Tokoh Masyarakat Dalam memaksimalkan Pembatasan pengunjung.

“Jangan lupa juga untuk melengkapi APD (Alat pelindung diri) dan tetap tegakkan Protokol kesehatan di Tempat Wisata,” kata Kapolres

Kapolres juga berharap, agar terus dilakukan penggalangan terhadap tokoh Agama terutama yang berhaluan dengan Islam Garis Keras dan tokoh Agama lainnya agar dapat memahi situasi Covid – 19.

Kemudian, cegah terjadinya Aksi Premanisme, Kejahatan dan Kamseltibcar. Lakukan kordinasi dengan pihak BPBD dan Instansi terkait. Bukan hanya itu,
Waspadai aksi terorisme dengan memanfaatkan situasi yang berkembang saat ini.

“Antisipasi kejahanatan konvensional seperti pencurian Rumah – rumah penduduk yang ditinggalkan bepergian. Serta tingkatkan kewaspadaan Pam Mako, Asrama dan Rutan Polres serta personil dilapangan agar buddy system,” tandasnya.